Setahuku Proses Magang di Media , Seperti Ini Nih….


Oh ya, tempo lalu saya menuliskan seputar kegalauan saya di kampus dan beranjak magang. Saya juga berencana untuk berbagi pengalaman bagaimana proses magang. Bagi teman-teman mahasiswa yang berminat magang di media, khususnya di redaksional entah itu jadi jurnalis, photografer atau artisitik.

Oke semoga catatan dari pengalaman magang saya ini bisa menjawab pertanyaan teman-teman yang penasaran untuk bisa magang di media. Sebelumnya saya magang di grup KG saya terlebih dahulu aktif di PERS kampus BSI (LPM BSI). Disitu saya lebih menggeluti pada kepenulisan untuk dipublish di majalah, bulletin ataupun online skala.
sumber: http://sipaenrepi-koorkot2.org

Pada intinya sih, sebelum magang kita sudah siap dengan salah satu skill yang dikuasai dan portofolio untuk membuktikan hasil nyata dari skill yang dimiliki. Jika itu sudah siap, artinya modal sudah dimiliki tinggal menyiapkan administrasi. Tapi sebelum itu,  tentukan target media yang akan dituju. Misalnya saya dulu menargetkan magang di majalah intisari, tapi saya dapat kesempatan di media Tabloid rumah masih satu grup di Kompas Gramedia karena Majalah Intisari saat itu sudah penuh oleh mahasiswa magang juga. Berikut ini administrasi yang dulu saya pengalaman kirimkan dan berhasil diterima.

·         Surat keterangan Magang/Riset dari kampus
·         Surat pengajuan magang dibuat sendiri, formatnya seperti surat lamaran kerja + CV
·         Portofolio karya(poto,tulisan yang dimuat di mass media) bisa berupa paper atau data (Burning CD)
·         Fotokopi KTM
·         Piagam yang pernah diikuti khususnya dalam hal skill (missal :workshop menulis 333jam)
·         Pas foto 3x4

Setelah “ramuan” itu lengkap bawa langsung ke TKP gan,hehe.. alias ke kantor redaksi kalo target ke KG Grup bawa langsung ke alamat ini : HRD Kompas Gramedia majalah Jln Raya panjang No 8A Kebon jeruk –jakarta barat 11530.

Banyak teman-teman akhirnya mencoba magang, namun  belum tak juga ada panggilan. Itu berarti seleksi cukup ketat karena memang ada beberapa pertimbangan. Saran saya ,skill, ditunjukan berupa karya, itu cukup menjadi pertimbangan. Jadi portofolio karya anda mesti di perhatikan. Semangat Belajar dan berkarya, ya. 

Semoga catatan ini bermanfaat dan sukses untuk anda yang mencoba.

Salam bahagia
Semangat Revolusi Galau