Persembahan Kami

Sabtu, 28 Januari 2012

Seberapa Banyak Waktu Itu Terbuang Untuk Kegalauan

Dan itu bagi gue satu kata, rugi. Bukankah waktu adalah uang, waktu adalah ilmu, waktu adalah kesempatan, dll. Terus kenapa lu masih membuang waktu lo buat merenung dan memikirkan masa-masa lalu, dengan apa yang di sebut “kenangan indah”. Halooo, terus masa depan lo mau kemanain guys, masa depan yang menunggu lo untuk lo isi dengan sesuatu. 

Gw dulu mengalami masa itu. Hancur dan terpuruk karena gw terjebak dalam perasaan, mesti logika masih berfikir untuk menuntut hidup ini secara logis, tapi saat itu yang ada logika “terinjak-injak” oleh nafsu perasaan yang tak ada habis-habisnya. 

“Lucu” sih kalau ingat saat galau seperti itu. Bagaimana enggak, ketika  orang lain sedang melakukan dan berfikir untuk hidup lebih baik, gue malah terhanyut dalam nyanyian perasaan. Ketika mereka sudah action sesuatu gw baru sadar  kalau kemarin-kemarin gw terus tidur dengan kegalauan gue.

Menyalahkan cinta, itu menurut gw itu enggak tepat. Kenapa harus juga menyalahkan cinta, perasaan yang menurut gw itu manusiawi. Lalu ketika gagal dalam percintaan, lantas itu dijadikan alasan hidup ini hancur atau layak “dihancurkan”, ouuuhhh itu namanya sudah jatuh tertimpa tangga, tergilas truk, tertindih pohon tumbang dan tertimbun urukan pasir, (lengkap tuh). 

Gw ngerti dengan kegalauan yang membuat elu terus membuntuti dan seakan elu terus mengikuti perasaan, mesti samping kanan, kiri elu dah ngasih saran tapi elu tetep pada perasaan yang membuat elu semakin galau. Hal itu kebanyakan yang di adopsi, karena melepaskannya cukup sulit mungkin? Tapi satu hal, elu mesti komitmen sama diri lu. Bahwa lu mesti ninggalin kegalauan. Buatlah spirit baru untuk melangkah pada satu target. Inget ketika galau, elu punya power, dan itu kesempatan banget buat jadiin kekuatan itu untuk mencapai pada sebuah pencapaiaan. Ya, spirit revolusi galau, mengubah galau itu  menjadi sebuah kekuatan untuk keluar dari keterpurukan menuju hidup yang lebih mantap, lebih baik. 

Semangat !! Revolusioner Galau.

Kamis, 26 Januari 2012

Kesuksesan Sang Intelektual, Haidar Bagir



Nama Mizan kini sudah semakin meluas, tidak hanya menerbitkan buku-buku agama
berkualitas, mizan pun terus mengadirkan buku-buku umum dengan segmentasi kalangan darianak-anak hingga dewasa.

Bukan sekedar bisnis semata, dakwah menjadi nafas penerbit didirikan pada tahun 1983
ini, dakwah dalam arti memperbaiki keadaan lingkungan dalam berbagai hal. Maka demi
mewujudkan perjuangannya, Mizan yang sukses dengan penerbitan juga telah merambah
pada media film dengan hadirnya Mizan Productions yang baru-baru ini memproduksi film
Mestakung.

Mizan production pun dianggap berhasil mewarnai dunia perfilman di tanah air dengan sajianyang inspiratif. Debut mizan dalam kancah media, rasanya akan terus melakuklan manuver. Namun kesuksesan itu perlu dilihat. Siapa dia, dibalik Mizan yang terus tumbuh besar?

Haidar Bagir Sang Tokoh Intelektual 

Haidar Bagir, inilah nama yang tak bisa dilepas dari sejarah hingga kemajuan Mizan saat
ini. ditahun 1983, Haidar bersama Ali Abdullah dan Zainal Abidin Shahabatnya mendirikan
penerbitan dengan nama Mizan. Dalam bahasa Indonesia, Mizan mengandung arti berimbang
dan obyektif, yang kemudian menjadi prinsip penerbitan Mizan.

Dalam menjalankan kesuksesan Mizan, Haidar terus menciptakan kreasi dan inovasi hingga
Mizan dapat besar seperti sekarang. Hal itu dituturkannya saat memberi ceramah didepan
mahasiswa ITB. Suksesnya dalam meniti karir dibuktikannya dengan terpilih sebagai Best CEOtahun 2008 versi majalah Swa.

Lepas dari itu senua, Haidar adalah pemikir dan tokoh intelektual muslim yang cukup disegani. Pemikiran dan pandangannya teentang islam memberi banyak pencerahan, terlebih tentangfilsafat Islam. Terbukti, baru-baru ini Pusat Studi Strategis Islam Kerajaan di Yordania, merilis “500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia” tahun 2011, dan Haidar masuk didalamnya dengankategori “Philanthropy, Charity & Development”.

Mizan dan Haidar merupakan produk dan creator yang keduanya punya nilai yang memberikan nilai manfaat tidak hanya bagi peradaban islam, namun juga Bangsa dan Negara. Apa yang dilakukan Haidar dengan bentuk kerja kerasnya membangun Mizan sebagai sebuah bentuk kepedulian untuk membuat semuanya lebih baik. Hal ini terang saja menginspirasi gw, khususnya kalangan anak muda, ditengah krisis kepercayaan terhadap pemimpin yang ada. Ketika sedkit pemimpin memilki integritas, karena tergiur lingkaran setan KKN yang tersistem.

Semoga kegalauan kita dapat membuat kita bangkit ketika berkaca dari bang Haidar. Tulisan lama gw ini sengaja gw publish untuk kita bangkit dari kegalauan dan memiliki spirit hidup seperti Haidar dengan Mizannya. 

Semangat! Revolusi Galau

Manfaat Menuliskan Mimpi Ditengah Kegalauan



"Ketika mimpi yang saya tuliskan di masa lalu memberi nilai spirit bahkan hingga sekarang. Ternyata Menulis merupakan investasi nilai spirit untuk masa depan. Maka ramai-ramai berinvestasi dengan menulis."

Ternyata ketika dulu saya menulis tentang berbagai hal, bukan hanya pada saat itu saja menulis dapat memberikan pengaruh atau nilai yang saya dapat, akan tetapi di waktu mendatang. Karena setelah beberapa tahun kemudian, ketika saya membacanya kembali, tulisan itu menggerakkan banyak nilai-nilai spirit.

Berawal dari menuliskan setiap hal-hal penting dalam sebuah tulisan. Ketika itu saya aktif dalam sebuah LSM Literasi yang meskipun organisasi ini yang saya dan 3 teman saya dirikan itu skala kecil namun kala itu, kami punya mimpi yang tinggi.

Meskipun saat itu saya belumlah mahir dalam menulis, seiring berjalannya waktu,  kurang lebih dalam kurun 3 tahun banyak hal yang saya  coba tulis, baik itu secara implisit maupun eksplisit. Saya merasakan betul saat itu, bagaimana perjuangan kami berempat dalam melakukan nilai sosial baik dalam hal pendidikan terutama kampanye literasi. Beberapa moment kerap saya tuliskan, sepertihalnya menuliskan apa yang saya rasakan, konsep-konsep kerja hingga rencana masa depan dan mimpi yang ingin kami gapai yang membuat bersemangat untuk melangkah.

Ketika saya menuliskan itu semua, saya merasa ada kekuatan yang besar dan terus bertambah. Saat itu, semangat itu bisa terus menyala dengan menulis. Acap kali memiliki mimpi, dengan menuliskannya senantiasa spirit untuk mewujudkan mimpi itu membuat terus menyala batin ini. Meskipun kegalauan terkadang mendera, paling tidak dengan menulis seolah telah terjalin kontrak dengan batin untuk berusaha mewujudkan apa yang kita tulis .

Hingga ketika  sekarang ini saya membaca tulisan-tulisan saya yang dulu itu, seolah membuat sebuah tambahan energy, terlebih ketika  sedang menurun galau (down). Maklumlah pasang-surut optimisme akan langkah hidup seakan terus naik turun seiring berjalannya kehidupan. Ketika hidup membutuhkan pemompa, membaca tulisan itu yang mampu menimbulkan gairah spirit untuk kembali lebih bersemangat.

Saya merasa sangat beruntung, ketika semua aspek dan potensi saya coba rekam dalam sebuah tulisan terlebih mimpi yang ingin saya torehkan. Hingga akhirnya LSM itu kemudian tutup setelah kiprahnnya hampir empat tahun lamanya dan berhasil mengumpulkan ribuan buku yang kami kumpulkan dengan keringat dan semangat, untuk memberi kepada masyarakat pengetahuan dan informasi.

Catatan diantara puing-puing  kehancuran
Ketika saya dan teman-teman harus berhenti berbagi, maka tak ada sesuatu berharga yang tersisa tapi hal yang bernilai dari itu semua adalah pengalaman. Walaupun tak semua, beberapa bagian hampir tetulis dalam sebuah catatan yang terselamatkan dalam sebuh hardisk dan flash disk.

Menulis akhirnya menjadi sebuah prosers berkarya yang tak hanya mencatat aspek sejarah. Dengan Menulis akan memunculkan spirit yang tidak hanya pada saat menuliskannya saja, hingga tulisan itu dibaca setelah beberapa waktu kemudian tulisan itu memberikan spirit bangkit. Luar biasa bukan? Mari menulis untuk kehidupan sekarang dan akan datang.

Salam Revolusi Galau








Selasa, 24 Januari 2012

Bersyukurlah ditengah kagalauaanmu kawan


Ketika perasaan galau, banyak dari kita yang menutup pikiran positif menjadi pikiran negatif. Salah satunya adalah mencela karunia yang telah Allah berikan pada kita. Seolah dunia ini tak memberikan kebaikan dengan apa yang tengah kita rasakan, yang membuat perasaan kita sakit.

Pikiran dan Perasaan "sakit" membuat cara pandang terhadap kehidupan ini menjadi sempit. Tuhan seolah tak adil bahkan menyiksa. Pikiran-pikiran itu menjadikan kegalauan kita menjadi kian dalam dan penuh dengan penyakit. Ya, penyakit hati pun muncul dan menjadikan diri ini juga kian terpuruk.

Sudahlah, bicara soal kegalauan yang ada haruslah kita membangun pikiran dan jiwa kita dengan hal positif dan membangun. Revolusigalau, bukanlah sebuah slogan, ketika kegalauan mampu menjadi sebuah tititk awal perubahan diri untuk menjadi lebih baik menuju kearah itu. Mulailah dari hal kecil saja dengan  kita lakukan dikala kegalauan itu adalah bersyukur.

Apapun dalam hidup ini, mesti kita syukuri. Termasuk permasalahan yang membuat  galau, sangat harus disyukuri. Nikmat-Nya akan bertambah, ketika kita memnsyukuri apa yang dikaruniakanNya. 

Senin, 23 Januari 2012

Pasang Peta di Blog/Website, Dapatkan Kesempatan Hadiah

Hallo Rekan-rekan Blogger...

Begitu menariknya ketika blog kecil dan baru milik saya, saya coba lengkapi dengan beberapa gadget yang mampu membuat tampilan menjadi artistik dan futuristik.

Berbagai gadget saya temukan dari bawaan blogger itu sendiri atau saya coba cari dari beberapa situs yang menyediakan gadget yang gratis. seperti jam, musik, chat bisa kita dapatkan dengan gratis, termasuk juga maps/peta.


Peta menarik sekali untuk saya pasang dalam blog saya, agar pembaca tahu dimana posisi saya lebih lengkap. selain itu dengan adanya peta, kepercayaan akan sebuah blog cukup mendapat kepercayaan. di blog saya ini saya menempatkan peta ang cukup membuat blog saya informatif.

Ada banyak gadget yang bisa memberikan nilai lebih pada blog kita, salah satunya adalah peta lokasi. menarik dan mudah menempatkannya dan saya dapatkan dari penyedia gadget streetdirectory yang cukup informatif. selamat mencari gadget-gadget yang memberikan nilai kepercayaan bagi blog anda.

So, buat rekan-rekan Blogger jangan melewatkan kesempatan berharga ini. Dengan memasang widget di blog bisa punya kesempatan mandapatkan hadiah-hadiah menarik.

Bagi temen-temen yang perlu gambaran step by stepnya seperti apa bisa lihat tutorialnya [DISINI] 

Atau Langsung saja klik [DISINI] untuk ikutan event ini. 
 

Oh ya, terima kasih buat rekan-rekan blogger yang sudah memposting event ini maupun event amal seperti seperti gerakan hibah sejuta buku blogger Indonesia di blognya masing-masing. Bagi temen-temen yang sudah semangat berbagi, bisa konfirmasi dengan komeng alias koment dibawah ini. Sedikit balasan akan semangat berbaginya, saya coba publikasi di G+ dengan akun pribadi dan akun grup Blogger+ Indonesia, ya paling tidak menambah satu-dua visitor,hehehe...   

EVENT BLOGGER 

Kawan, segeralah keluar dari kegalauanmu?


Kawan, segeralah keluar dari kegalauanmu?

Saat ini, gw sedang dengan seorang teman lama gw yang sedang  mengalamai kegalauaan semenjak putus bercinta. Apa yang ia harus  lakukan terkadang harus larut terlebih dahulu dengan kegalauan atas kisah cinta yang selau membuatnya teringat.

Kepada kawanku yang sedang galau itu, gw Cuma bisa ngasih saran dan motivaasi semoga dia bisa lekas keluar dari lingkaran kegalauan yang sedang membelitnya. Gw bisa merasakan pa yang ia rasakan. Cukup sakit memang, lw mesti sedikit keras atau bahkan bisa dikatakan kejam terhadap perasaan sendiri adalah salah satu hal yang  bisa membawa untuk lebih baik artinya keluar dari lingkaran kegalauan. Artinya lw yang galau, jangan terlalu dengerin perasaan, cobalah takar itu dengan logika.

Hidup lw masih panjang untuk sekedar melarutkan diri dalam kegalauan. Disini gw mengajak lw untuk mulai membuat revolusi  galau. Mulailah berantas diri lw dari hal yang akan membuat lw terpuruk. Komitmen untuk hidup lebih baik, dari kegalauaan lw akan membuat lw menjadi lebih memilki power. Ambil hikmahnya, karena Galau bagi gw juga adalah sebuah power. 

Mengapa harus galau Berlebihan?



Pertanyaan ini selalu terbayang ketika masa yang lalu gw mengalami galau. Galau membuat keseimbanagan pikiran dan perasaan menjadi labil. Tentu hal ini membuat kreatifitas dan produktifitas terganggu.

Ok. Kalau kita mau galau mungin itu menjadi hak umat manusia. Tapi apakah hidupmu selamanya akan diisi dengan kegalauan. Rasanaya tidak, kita perlu bangakit dari kegalauan.; saatnya kegalauaan kita jadikan sepirityang akan membuat hidup akan lebih bersemangat.

Ya. Spirit galau rasanya itu yang haru kita lakukan dalamkegalauan yang sedang kita rasakan, namun yakinlah pada sebuah komitmen untuk menjadikan kegalauan ini menjadi sebuah dorongan. Revolusi galau nampaknya tak sekedar untuk menjadi bagian dari sebuih kata belaka, spirit galau akan menjadi sebuah kebangakitan dari kegalauan untuk kehidupan kedepan yang lebih baika. Mari kita jadikan revolusi galau sebagai komitmen untuk keluar dari lingjkaran kegalauan yang membuat diri terpuruk.

Revolusi Galau untuk Perubahan


                                                                          Catatan sebuah pengalaman
Perubahan dan sanggahannya
 “perubahan adalah sebuah merubah ketidakbiasaan” 

Catatan Revolusi galau
Maka apa yang kita namakan dengan sebuah perubahan adalah dengan merubah sebuah keadaan yang senantiasa dianggap tidak mengarah pada perbaikan atau mengarah pada arah yang lebih baik. Sebuah perubahan akan selalu membawa sesuatu yang dinilai akan memberikan pelajaran penting. Dan sekali lagi kita harus sadar akan hakikat manusia dengan anugerah pikiran dan jiwa, Maka jika tuhan sudah menanugerahkan keduanya tidakkah kita sebagai insan yang yang diciptakan dengan segala kelebihannya, memberikan kejelasan pada kita bahwa menciptakan sesuatu dan membuat sebuah perubahan pada arah yang lebih baik.

Disadari atau tidak membuat sebuah perubahan dalam kultur yang sudah terbiasa dengan keadaan yang jauh lebih nyaman dan aman. Ya, karena perubahan akan meniptakan sebuah ketidakbiasaan da
lam arti kata ia akan menciptakan sebuh ketidaklaziman dalam ditengah  kebiasaan yang sudah mengakar.

Mereka yakni orang-orang yang sudah terbiasa dengan duduk diam dan santai tak aneh ketika perubahan ada tak semua siap dan menyambut itu dengan dengan suka bahkan  perubahan akan menjelma bak musuh yang meyerang. Revolusi galau  mencoba mengambil tindakan dari kegalauaan 
Tantangan dan dan arah yang lebih baik.
Sebuah tantangan perubahan adalah bagaimana pertentangan dan mengawalinya itu. Maka bagaimana kita menjadi seorang reformis yang utuh dan siap menjalankan itu dengan sebuah spirit dan mampu menggerakan roda-roda agar semuanya dapat berputar menuju sebuah harapan yang dicita-citakan.
Semuanya akan kembali pada kita masing-masing, apakah kita akan menjalani ini dengan perjalanan aman atau keluar dari rel dan merubah rute yang tidak biasa dan menantang namun dengan sebuah tujuan pencapiaan yang akan digapai akan berbeda namun penuh dnegan konsekuensi. Semuanya kembali pada diri kita. Berubah atau begitu-begitu saja? Saatnya galau menjadi sebuah awal untuk membuat hidup lebih baik.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...